SLTV.CO.ID, Kami melaporkan langsung dari Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, di mana saat ini tengah berlangsung kegiatan seminar dan pendampingan teknis bagi pelaku Industri Kecil Menengah olahan singkong. Terlihat di lokasi, Bupati Lampung Timur, mendampingi langsung Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, , dalam kegiatan yang menjadi bagian dari upaya mendorong hilirisasi komoditas singkong di daerah ini.
Suasana di dalam aula cukup antusias, diikuti oleh para pelaku Industri Kecil Menengah olahan singkong, yang mendapatkan pendampingan terkait proses produksi, keamanan pangan, hingga inovasi produk berbasis singkong. Dalam keterangannya di lokasi, Bupati Ela Siti Nuryamah menyampaikan bahwa Lampung Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan industri olahan singkong. Ia menegaskan bahwa hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah serta kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha lokal.
Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian RI menegaskan komitmen pemerintah pusat melalui untuk terus memberikan dukungan, baik dari sisi pelatihan, teknologi, hingga penguatan daya saing produk Industri Kecil Menengah olahan singkong. Hingga saat ini, kegiatan masih berlangsung dengan sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif antara narasumber dan para peserta. Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus mendorong penguatan sektor industri berbasis potensi lokal. Kali ini, Bupati Lampung Timur, , mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, , dalam kegiatan seminar dan pendampingan teknis produksi serta keamanan pangan bagi Industri Kecil Menengah olahan singkong.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati di ini menjadi langkah strategis dalam mendorong hilirisasi komoditas singkong, yang selama ini menjadi salah satu hasil pertanian unggulan daerah. Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah menegaskan bahwa Lampung Timur memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan industri hilirisasi singkong di tingkat nasional. Ia menyampaikan bahwa melalui hilirisasi, singkong tidak lagi hanya dijual sebagai bahan mentah, melainkan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hilirisasi bukan sekadar proses pengolahan, tetapi merupakan strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari peningkatan pendapatan petani, penguatan IKM, penciptaan lapangan kerja, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Pemerintah daerah juga berharap dukungan berkelanjutan dari , baik dalam bentuk pendampingan teknis, pelatihan, bantuan alat produksi, peningkatan kualitas kemasan, hingga akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, menyampaikan bahwa potensi pengembangan industri singkong sangat besar, tergantung pada kreativitas dan inovasi dari masing-masing daerah.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat, untuk bersinergi membangun sentra industri singkong yang kuat dan berdaya saing. Melalui kegiatan ini, para pelaku Industri Kecil Menengah olahan singkong. diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, khususnya dalam proses produksi yang baik, standar keamanan pangan, serta inovasi produk. Dengan demikian, produk olahan singkong dari Lampung Timur dapat semakin kompetitif dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Hal ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi baru, sekaligus menjadikan Lampung Timur sebagai salah satu pusat hilirisasi singkong di Indonesia. Bupati Lampung Timur, mendampingi Wakil Menteri Perindustrian RI, , dalam kegiatan seminar dan pendampingan teknis bagi pelaku Industri Kecil Menengah Industri Kecil Menengah olahan singkong.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong hilirisasi singkong sebagai komoditas unggulan daerah, guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri lokal. Dalam pernyataannya, Bupati Ela menegaskan bahwa hilirisasi singkong dapat membuka peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari petani hingga pelaku usaha.
Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian menyampaikan komitmen untuk terus mendukung pengembangan industri berbasis singkong melalui inovasi dan penguatan kapasitas Industri Kecil Menengah olahan singkong. Diharapkan, melalui program ini, Lampung Timur mampu berkembang menjadi salah satu pusat industri olahan singkong yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Bupati Lampung Timur mendampingi Wakil Menteri Perindustrian RI, dalam seminar dan pendampingan teknis IKM olahan singkong di Lampung Timur. Kegiatan ini bertujuan mendorong hilirisasi singkong sebagai komoditas unggulan, guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri lokal. Pemerintah daerah bersama berkomitmen memperkuat sektor IKM melalui pelatihan, inovasi, dan peningkatan kualitas produk. Diharapkan, Lampung Timur dapat berkembang menjadi pusat industri olahan singkong yang kompetitif di tingkat nasional.
Dari lampung timur, tim liputan Melaporkan.






